Panduan interaktif untuk membangun kebiasaan baik dan menghilangkan kebiasaan buruk, berdasarkan buku terlaris nomor 1 New York Times yang sudah terjual sebanyak 25 juta eksemplar, Atomic Habits.
Seringkali mahasiswa kedokteran diidentikkan dengan kesibukan tanpa jeda-kuliah padat, praktik panjang, dan masa studi seolah tak berujung.
Gugup, suara gemetar, pikiran kosong semua pernah merasakannya. Tapi di balik rasa takut itu, tersembunyi kekuatan besar: kekuatan untuk didengar, dipahami, dan menginspirasi.
Dulu, impian kita adalah menjadi seseorang yang luar biasa. Menjadi atlet, pemilik gedung, atau seseorang yang namanya diingat dunia. Kita memimpikan hal-hal besar dengan mata berbinar.
Buku Transformasi Guru dengan Growth Mindset ini mengingatkan kita bahwa pendidikan sejatinya bukan sekadar proses mentransfer pengetahuan, melainkan perjalanan menumbuhkan kesadaran, membangun karakter, dan menyalakan semangat belajar sepanjang hayat.
12 Hukum Karma (12 Laws of Karma) adalah prinsip-prinsip universal yang tak terlihat, tanpa batas, dan abadi, yang membahas tindakan manusia dan akibat yang dihasilkannya.
12 hukum ini meliputi:
Kehidupan manusia ditentukan oleh pikiran bawah-sadarnya. Pikiran bawah-sadar adalah sebuah program otomatis berisi pola-pola keyakinan terdalam yang menentukan perilaku dan tindakan Anda, hingga membentuk nasib Anda.
Premis utama dari buku The Millionaire Fastlane karya MJ DeMarco adalah bahwa terdapat sebuah "jalan pintas" (Jalur Cepat) menuju kekayaan dan kebebasan finansial yang memungkinkan seseorang untuk menjadi kaya di masa muda, bukan saat sudah tua.
Buku "Learn to Earn" adalah panduan investasi yang fundamental dan mudah dipahami, dirancang khusus untuk pembaca pemula, khususnya remaja dan kaum muda, meskipun prinsip-prinsipnya berlaku untuk semua usia.
The Age of Magical Overthinking adalah perpaduan lezat dari kritik budaya, kisah pribadi yang mengeksplorasi bias kognitif, serta kekuatan dan kerugian dari overthinking yang "ajaib"—bagaimana pikiran manusia, bahkan yang irasional, dianggap mampu memengaruhi suatu peristiwa. Contohnya: keluar dari kemiskinan hanya dengan meyakininya, mencegah kanker dengan aura positif, menggagalkan kiamat dengan mengawetkan makanan, atau mengubah hubungan toksik menjadi baik hanya dengan kesetiaan.